KLHK Deteksi 401 Hotspot di Indonesia, Terbanyak di Riau (Minggu, 22 Maret 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 22/03/2026 11:47 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Hotspot Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 401 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 69 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Minggu (22/3/2026) pukul 11.47 WIB. Dari 401 titik panas terdeteksi, 8 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 375 titik skala sedang, dan 18 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: 207 Ribu Rumah Terendam Banjir Awal 2026, Terbanyak di Jawa Tengah)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Riau sebanyak 204 titik. Kalimantan Barat menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 70 titik. Kepulauan Riau berada di posisi ketiga sebanyak 46 titik panas.

Sebanyak 20 titik panas terdeteksi di Maluku Utara, Aceh menyusul dengan 19 titik panas, serta Sulawesi Tengah dan Sumatera Utara masing-masing memiliki 18 dan 10 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Sebaran Korban Meninggal karena Banjir dan Longsor di Aceh (9 Desember 2025))

Data Populer

Loading...