Waspada! Pagi Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Rabu, 11 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Rabu (11/2/2026) pukul 08.06 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 24 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 125 detik.
(Baca: Ada Hampir 300 Bencana Alam sampai Pertengahan Februari 2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 11 Februari 2026 pukul 00.00-06.00 WIB menunjukkan terjadi 27 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-22 milimeter dan lama gempa 62-140 detik.
Kemudian, 3 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-6 mm dan lama gempa 17-66 detik serta 2 kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 5-7 milimeter s-p 1,1-1,35 detik dan lama gempa 8-14 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 565 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 291 kali letusan.
(Baca: Sempat Melonjak, Jumlah Kejadian Bencana Alam di RI Turun pada 2024)