Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Tuban Turun 3,24% dalam 5 Tahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 23/09/2026 08:53 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Melansir data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur mencapai 7,02% pada 2025.

Angka tersebut turun 0,87% dari tahun sebelumnya sebesar 7,89%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 3,24%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Tuban lebih rendah dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Tuban yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 7,02% dari total penduduk.

Dibanding 37 kabupaten/kota lain di Provinsi Jawa Timur, PoU di Kabupaten Tuban ada di urutan ke-16. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Surabaya (1,9%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Situbondo (17,22%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur pada 2025.

  1. Kota Surabaya: 1,9%
  2. Kota Batu: 2,94%
  3. Kabupaten Gresik: 3,51%
  4. Kota Probolinggo: 4,21%
  5. Kabupaten Sidoarjo: 4,28%
  6. Kabupaten Sumenep: 4,63%
  7. Kota Pasuruan: 5,08%
  8. Kabupaten Lamongan: 5,37%
  9. Kota Mojokerto: 5,38%
  10. Kota Malang: 5,4%

(Baca: Garis Kemiskinan di 38 Provinsi Indonesia pada Maret 2026, Papua Pegunungan Teratas)

Data Pasar

Macro update by
23 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18 -0.01
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jul) 787,60 -26.07
Impor Migas (Jul) 3,77 -17.33
Ekspor (Jul) 26,22 +2.98
Impor (Jul) 26,09 +0.72
Kunjungan Wisman (Jul) 1,53 +9.99
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...