22.293 Hotspot Terdeteksi di Indonesia Dalam 24 Jam Terakhir (Senin, 21 September 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 21/09/2026 11:02 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Hotspot Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Kehutanan (Kemenhut), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 22.293 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini bertambah 1491 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Senin (21/9/2026) pukul 11.37 WIB. Dari 22.293 titik panas terdeteksi, 1801 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 19901 titik skala sedang, dan 591 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Indikasi Lahan Terbakar di 6 Provinsi Prioritas Penanganan Karhutla (14 September 2026))

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Tengah sebanyak 12046 titik. Kalimantan Barat menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 3631 titik. Kalimantan Selatan berada di posisi ketiga sebanyak 1329 titik panas.

Sebanyak 1141 titik panas terdeteksi di Sumatera Selatan, Kalimantan Timur menyusul dengan 668 titik panas, serta Papua Selatan dan Sulawesi Tengah masing-masing memiliki 433 dan 336 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Jarak Pandang di 6 Provinsi Prioritas Penanganan Karhutla (8 September 2026))

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
21 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.819 +0.35
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jul) 787,60 -26.07
Impor Migas (Jul) 3,77 -17.33
Ekspor (Jul) 26,22 +2.98
Impor (Jul) 26,09 +0.72
Kunjungan Wisman (Jul) 1,53 +9.99
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...