Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Bantul Naik 0,2% dalam 5 Tahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 10/09/2026 08:53 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta sebesar 9,58% pada 2025.

Angka tersebut naik 0,31% dari tahun sebelumnya sebesar 9,27%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 0,2%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Bantul lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Bantul yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 9,58% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 4 kabupaten/kota lain di Provinsi DI Yogyakarta, PoU di Kabupaten Bantul ada di urutan ke-4. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Sleman (6,81%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Kulonprogo (10,01%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi DI Yogyakarta pada 2025.

  1. Kabupaten Sleman: 6,81%
  2. Kabupaten Gunung Kidul: 7,36%
  3. Kota Yogyakarta: 9,52%
  4. Kabupaten Bantul: 9,58%
  5. Kabupaten Kulonprogo: 10,01%

(Baca: Penduduk Miskin Indonesia Terus Berkurang sampai Maret 2026)

Data Stories Terkini

Data Pasar

Macro update by
10 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.502 -0.72
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...