Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Singkawang Capai 7,55% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 30/10/2026 11:30 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Singkawang, Kalimantan Barat (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Singkawang, Kalimantan Barat sebesar 7,55% pada 2025.

Angka tersebut naik 0,16% dari tahun sebelumnya sebesar 7,39%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 1,14%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kota Singkawang lebih rendah dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Singkawang yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 7,55% dari total penduduk.

Dibanding 13 kabupaten/kota lain di Provinsi Kalimantan Barat, PoU di Kota Singkawang ada di urutan ke-2. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Pontianak (7,54%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Melawi (19,49%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Barat pada 2025.

  1. Kota Pontianak: 7,54%
  2. Kota Singkawang: 7,55%
  3. Kabupaten Sekadau: 11,49%
  4. Kabupaten Ketapang: 11,77%
  5. Kabupaten Sintang: 13,16%
  6. Kabupaten Landak: 14,46%
  7. Kabupaten Kayong Utara: 14,59%
  8. Kabupaten Mempawah: 14,89%
  9. Kabupaten Sambas: 14,99%
  10. Kabupaten Bengkayang: 15,79%

(Baca: Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat 2024, Sulsel Tertinggi)

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
30 October 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Sep) 3,28% +0.09
Inflasi mom (Agu) 0,21% +0.35
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18.151 +0.12
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Ekspor Migas (Agu) 992,20 +25.98
Neraca perdagangan (Agu) 3,55 +2,814.03
Impor Migas (Agu) 3,53 -6.37
Ekspor (Agu) 26,61 +1.51
Impor (Agu) 23,06 -11.63
Kunjungan Wisman (Agu) 1,60 +4.89
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...