Waspada! Malam Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Selasa, 17 Maret 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Selasa (17/3/2026) pukul 21.50 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 27 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara. Erupsi Gunung Semeru masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: Banjir dan Karhutla, Bencana Terbanyak di Indonesia Sepanjang 2025)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 17 Maret 2026 pukul 12.00-18.00 WIB menunjukkan terjadi 20 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 12-22 milimeter dan lama gempa 45-140 detik. Kemudian, 5 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-4 milimeter dan lama gempa 31-37 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.069 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 576 kali letusan.
(Baca: Ada 175 Kejadian Bencana di Indonesia per Awal 2026, Banjir Terbanyak)