Angka Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Penduduk Sumba Timur Turun 8,96% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 20/10/2026 08:45 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur sebesar 8,96% pada 2025.

Angka tersebut turun 1,65% dari tahun sebelumnya sebesar 10,61%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 0,08%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Sumba Timur lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendefinisikan PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Sumba Timur yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 8,96% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 21 kabupaten/kota lain di Provinsi Nusa Tenggara Timur, PoU di Kabupaten Sumba Timur ada di urutan pertama. Wilayah dengan PoU tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Kupang (13,85%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Nusa Tenggara Timur pada 2025.

  1. Kabupaten Sumba Timur: 8,96%
  2. Kabupaten Sumba Tengah: 9,68%
  3. Kabupaten Sumba Barat Daya: 10,51%
  4. Kabupaten Manggarai: 10,85%
  5. Kabupaten Nagekeo: 11,24%
  6. Kabupaten Manggarai Barat: 11,3%
  7. Kabupaten Ngada: 11,35%
  8. Kabupaten Timor Tengah Selatan: 11,46%
  9. Kabupaten Sumba Barat: 11,57%
  10. Kabupaten Ende: 11,79%

(Baca: Jumlah Penduduk Indonesia Berdasarkan Agama pada Semester II 2025)

Data Pasar

Macro update by
20 October 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Sep) 3,28% +0.09
Inflasi mom (Agu) 0,21% +0.35
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18 -0.17
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Ekspor Migas (Agu) 992,20 +25.98
Neraca perdagangan (Agu) 3,55 +2,814.03
Impor Migas (Agu) 3,53 -6.37
Ekspor (Agu) 26,61 +1.51
Impor (Agu) 23,06 -11.63
Kunjungan Wisman (Agu) 1,60 +4.89
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...