Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi pada Minggu Sore, Tingkat Aktivitas di Level Waspada
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pada Minggu (26/4/2026) pukul 16.55 WITA. Dalam sepekan terakhir, Gunung Lewotobi Laki-laki sudah erupsi 25 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 7,4 milimeter dan durasi 227 detik.
(Baca: RI Bakal Dibanjiri Impor Mobil Pick Up, Ini Penjualannya hingga 2025)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 26 April 2026 pukul 00.00-23.59 WITA menunjukkan terjadi 2 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 5,9-10,5 milimeter dan lama gempa 133-429 detik.
Kemudian, 5 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2,9-14,8 milimeter dan lama gempa 33-48 detik serta 23 kali tremor non-harmonik dengan amplitudo 2,9-7,4 milimeter dan lama gempa 69-131 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.678 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (867 kali letusan) sedangkan Gunung Lewotobi Laki-laki erupsi 57 kali.
(Baca: Sebaran Titik Banjir Jakarta (13 Januari 2026 Pukul 08.00 WIB))