Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Pematang Siantar Naik 0,68% dalam 5 Tahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 17/06/2026 13:15 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Pematang Siantar Provinsi Sumatera Utara (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara sebesar 6,93% pada 2025.

Angka tersebut turun 0,31% dari tahun sebelumnya sebesar 7,24%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 0,68%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kota Pematang Siantar lebih rendah dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Pematang Siantar yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 6,93% dari total penduduk.

Dibanding 32 kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Utara, PoU di Kota Pematang Siantar ada di urutan ke-24. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Padang Lawas (4,69%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Nias Selatan (9,53%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Sumatera Utara pada 2025.

  1. Kabupaten Padang Lawas: 4,69%
  2. Kabupaten Karo: 4,7%
  3. Kabupaten Samosir: 4,96%
  4. Kabupaten Humbang Hasundutan: 5,22%
  5. Kabupaten Padang Lawas Utara: 5,55%
  6. Kabupaten Tapanuli Tengah: 5,62%
  7. Kabupaten Nias: 5,65%
  8. Kabupaten Labuhan Batu Selatan: 5,65%
  9. Kabupaten Pakpak Bharat: 5,71%
  10. Kabupaten Toba Samosir: 5,71%

(Baca: Proyeksi Jumlah Penduduk Jawa Barat Tahun 2025)

Data Pasar

Macro update by
17 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 18 +0.06
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...