2.719 Hotspot Terdeteksi di Indonesia Dalam 24 Jam Terakhir (Selasa, 4 Agustus 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 04/08/2026 11:04 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Hotspot Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 2.719 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 1000 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Selasa (4/8/2026) pukul 11.34 WIB. Dari 2.719 titik panas terdeteksi, 266 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 2334 titik skala sedang, dan 119 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Sebaran Titik Banjir Jakarta (13 Januari 2026 Pukul 08.00 WIB))

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Barat sebanyak 887 titik. Kalimantan Tengah menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 273 titik. Kalimantan Timur berada di posisi ketiga sebanyak 253 titik panas.

Sebanyak 211 titik panas terdeteksi di Kalimantan Selatan, Papua Selatan menyusul dengan 159 titik panas, serta Kalimantan Utara dan Nusa Tenggara Timur masing-masing memiliki 131 dan 114 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Titik Banjir Jakarta Bertambah (23 Januari 2026 Pukul 12.00 WIB))

Data Pasar

Macro update by
04 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18.037 +0.29
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...