Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Jakarta Selatan Naik 0,53% dalam 5 Tahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 08/08/2026 08:36 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Jakarta Selatan Provinsi DKI Jakarta (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta sebesar 2,03% pada 2025.

Angka tersebut turun 0,42% dari tahun sebelumnya sebesar 2,45%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 0,53%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kota Jakarta Selatan lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Jakarta Selatan yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 2,03% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 5 kabupaten/kota lain di Provinsi DKI Jakarta, PoU di Kota Jakarta Selatan ada di urutan pertama. Wilayah dengan PoU tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Kepulauan Seribu (4,93%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi DKI Jakarta pada 2025.

  1. Kota Jakarta Selatan: 2,03%
  2. Kota Jakarta Utara: 2,89%
  3. Kota Jakarta Pusat: 3,03%
  4. Kota Jakarta Barat: 3,48%
  5. Kota Jakarta Timur: 4,12%
  6. Kabupaten Kepulauan Seribu: 4,93%

(Baca: Ini Wilayah Sumatera Utara dengan Angka Kemiskinan Tertinggi Maret 2025)

Data Pasar

Macro update by
08 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.916 +0.01
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...