Gunung Ibu Erupsi pada Jumat Dini Hari, Tingkat Aktivitas di Level Waspada
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Jumat (16/1/2026) pukul 01.25 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 16 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 38 detik.
(Baca: Ada 1.300 Bencana Alam di RI sampai September 2024, Ini Rinciannya)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 16 Januari 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 115 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 12-28 milimeter dan lama gempa 37-79 detik.
Kemudian, 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 8 milimeter dan lama gempa 38 detik serta 9 kali harmonik dengan amplitudo 2-7 milimeter dan lama gempa 46-121 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 216 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (123 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 81 kali.
(Baca: Jumlah Kejadian Bencana Alam di Provinsi-Provinsi Pulau Jawa 2020-2024)