Waspada! Malam Ini Gunung Dukono Kembali Erupsi (Senin, 20 April 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Dukono di Maluku Utara kembali erupsi pada Senin (20/4/2026) pukul 18.41 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Dukono sudah erupsi 2 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 900 meter di atas puncak atau 1.987 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 34 milimeter dan durasi 46,88 detik.
(Baca: Gempa Bumi Berkekuatan 42 M Guncang Kepulauan Fox Aleutian)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Dukono di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 20 April 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 97 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 8-34 milimeter dan lama gempa 30,4-52,54 detik.
Kemudian, 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 18 milimeter s-p 10,57 detik dan lama gempa 51,62 detik serta 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1-4 milimeter dominan 2 milimeter.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.574 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (834 kali letusan) sedangkan Gunung Dukono erupsi 63 kali.