Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan semester Kabupaten Pidie Jaya Aceh tahun 2025. Persentase penduduk miskin wilayah ini tercatat 16,12 persen, turun sebesar 11,82 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin turun sebanyak 3.330 jiwa dari posisi 30.950 jiwa menjadi 27.620 jiwa.
Data historis periode 2007-2025 menunjukkan persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2007 dengan nilai 35,00 persen. Tahun 2025 menjadi titik persentase kemiskinan terendah sepanjang catatan data. Pertumbuhan penurunan kemiskinan terbesar juga terjadi pada tahun 2025, sedangkan peningkatan kemiskinan terbesar tercatat pada tahun 2017 sebesar 3,02 persen.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Puncak Jaya | 2004 - 2025)
Secara nasional, Kabupaten Pidie Jaya saat ini menempati urutan ke 72 dari 514 kabupaten/kota di Indonesia untuk indikator persentase kemiskinan. Posisi ini bergeser turun 9 peringkat dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam lingkup Pulau Sumatera, wilayah ini menempati urutan ke 9 terbaik dalam penekanan angka kemiskinan.
Kabupaten Bener Meriah
Wilayah ini menempati peringkat 70 secara nasional untuk persentase kemiskinan, dengan nilai tercatat 16,20 persen dan mengalami penurunan sebesar 10,89 persen tahun lalu. Garis kemiskinan berada di angka 602,42 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 40,35 juta rupiah per tahun. Jumlah penduduk miskin tercatat 25.590 jiwa.
Kabupaten Gayo Lues
Peringkat 64 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 16,77 persen dengan penurunan sebesar 8,36 persen pada periode terakhir. Garis kemiskinan wilayah ini sebesar 567,20 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita sebesar 34,97 juta rupiah per tahun. Jumlah penduduk miskin mencapai 16.590 jiwa untuk tahun berjalan.
Kabupaten Nagan Raya
(Baca: Statistik Persentase Penduduk Laki-Laki di Perkotaan dengan Keluhan Kesehatan Periode 2013-2024)
Berada di peringkat 81 nasional, persentase kemiskinan sebesar 15,42 persen dengan penurunan sebesar 8,97 persen tahun lalu. Garis kemiskinan tercatat 642,82 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita mencapai 74,57 juta rupiah per tahun. Jumlah penduduk miskin wilayah ini sebanyak 27.240 jiwa pada data 2025.
Kabupaten Pidie
Peringkat 67 nasional untuk persentase kemiskinan dengan nilai 16,46 persen, mengalami penurunan sebesar 11,46 persen pada periode terakhir. Garis kemiskinan sebesar 618,45 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita masyarakat sebesar 34,06 juta rupiah per tahun. Jumlah penduduk miskin mencapai 77.700 jiwa, nilai tertinggi di kelompok kabupaten perbandingan ini.
Kabupaten Aceh Barat
Menempati peringkat 80 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 15,50 persen dengan penurunan sebesar 11,93 persen tahun lalu. Garis kemiskinan wilayah ini 652,01 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita mencapai 71,02 juta rupiah per tahun. Jumlah penduduk miskin tercatat 34.550 jiwa pada data terbaru.
Kabupaten Simeulue
Berada di peringkat 79 nasional, persentase kemiskinan sebesar 15,52 persen dengan penurunan terbesar di kelompok ini yaitu 12,27 persen. Garis kemiskinan tercatat 586,51 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita masyarakat sebesar 34,33 juta rupiah per tahun. Jumlah penduduk miskin wilayah ini sebanyak 15.580 jiwa, nilai terendah di kelompok perbandingan.