Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Bengkulu Selatan Naik 0,24% dalam 5 Tahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 18/07/2026 08:36 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu sebesar 8,33% pada 2025.

Angka tersebut turun 1,09% dari tahun sebelumnya sebesar 9,42%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 0,24%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Bengkulu Selatan lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Bengkulu Selatan yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 8,33% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 9 kabupaten/kota lain di Provinsi Bengkulu, PoU di Kabupaten Bengkulu Selatan ada di urutan ke-3. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Bengkulu (6,06%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Rejang Lebong (11,61%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Bengkulu pada 2025.

  1. Kota Bengkulu: 6,06%
  2. Kabupaten Mukomuko: 6,75%
  3. Kabupaten Bengkulu Selatan: 8,33%
  4. Kabupaten Bengkulu Tengah: 9,17%
  5. Kabupaten Kepahiang: 9,53%
  6. Kabupaten Kaur: 9,62%
  7. Kabupaten Seluma: 10,37%
  8. Kabupaten Bengkulu Utara: 10,39%
  9. Kabupaten Lebong: 10,79%
  10. Kabupaten Rejang Lebong: 11,61%

(Baca: Gen Z Mendominasi Jumlah Penduduk Indonesia Pertengahan 2026)

Data Pasar

Macro update by
18 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jun) 3,34% +0.26
Inflasi mom (Jun) 0,44% +0.16
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18.059 +0.08
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Ekspor Migas (Mei) 758,10 -34.38
Neraca perdagangan (Mei) -1,61 -1,907.18
Impor Migas (Mei) 4,51 -1.82
Ekspor (Mei) 23,20 -8.30
Impor (Mei) 24,81 -1.59
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jun) 114,65 +0.76

Data Populer

Loading...