KLHK Deteksi 466 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Riau (Kamis, 12 Februari 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 12/02/2026 11:47 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 466 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 70 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Kamis (12/2/2026) pukul 11.47 WIB. Dari 466 titik panas terdeteksi, 24 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 430 titik skala sedang, dan 12 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Jumlah Kejadian Bencana Alam di Provinsi-Provinsi Pulau Jawa 2020-2024)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Riau sebanyak 264 titik. Kalimantan Barat menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 75 titik. Kepulauan Bangka Belitung berada di posisi ketiga sebanyak 22 titik panas.

Sebanyak 18 titik panas terdeteksi di Kalimantan Tengah, Jambi menyusul dengan 16 titik panas, serta Sumatera Selatan dan Sumatera Barat masing-masing memiliki 13 dan 10 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Ada 137 Kejadian Bencana Alam Jelang Akhir Januari 2024, Banjir Terbanyak)

Data Populer

Loading...