Angka Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Penduduk Mamberamo Raya Naik 59,17% pada 2025
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Melansir data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua mencapai 59,17% pada 2025.
Angka tersebut naik 7,07% dari tahun sebelumnya sebesar 52,1%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 11,3%.
Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Mamberamo Raya lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.
Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.
Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.
Ini artinya, penduduk di Kabupaten Mamberamo Raya yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 59,17% dari total penduduk.
Dibandingkan dengan 8 kabupaten/kota lain di Provinsi Papua, PoU di Kabupaten Mamberamo Raya ada di urutan terakhir. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Jayapura (12,49%).
Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Papua pada 2025.
- Kota Jayapura: 12,49%
- Kabupaten Jayapura: 23,38%
- Kabupaten Kepulauan Yapen: 30,31%
- Kabupaten Waropen: 33,62%
- Kabupaten Supiori: 34,01%
- Kabupaten Biak Numfor: 34,26%
- Kabupaten Sarmi: 35,73%
- Kabupaten Keerom: 39,89%
- Kabupaten Mamberamo Raya: 59,17%
(Baca: Jumlah Penduduk Jakarta yang Bekerja Meningkat Awal 2025)