Angka Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Penduduk Sarolangun Turun 9,7% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 05/07/2026 08:48 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Melansir data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Sarolangun , Jambi sebesar 9,7% pada 2025.

Angka tersebut turun 0,19% dari tahun sebelumnya sebesar 9,89%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 0,56%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Sarolangun lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Sarolangun yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 9,7% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 10 kabupaten/kota lain di Provinsi Jambi, PoU di Kabupaten Sarolangun ada di urutan ke-4. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Muaro Jambi (8,04%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Tanjung Jabung Barat (13,33%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Jambi pada 2025.

  1. Kabupaten Muaro Jambi: 8,04%
  2. Kabupaten Bungo: 8,16%
  3. Kota Jambi: 9,14%
  4. Kabupaten Sarolangun: 9,7%
  5. Kabupaten Merangin: 10,02%
  6. Kabupaten Tebo: 10,21%
  7. Kabupaten Batang Hari: 11,14%
  8. Kabupaten Tanjung Jabung Timur: 11,85%
  9. Kabupaten Kerinci: 12,15%
  10. Kota Sungai Penuh: 12,81%

(Baca: Awal 2026, Pembangunan Sekolah Rakyat Sudah 33% dari Target)

Data Pasar

Macro update by
05 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jun) 3,34% +0.26
Inflasi mom (Jun) 0,44% +0.16
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.968 -0.06
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Ekspor Migas (Mei) 758,10 -34.38
Neraca perdagangan (Mei) -1,61 -1,907.18
Impor Migas (Mei) 4,51 -1.82
Ekspor (Mei) 23,20 -8.30
Impor (Mei) 24,81 -1.59
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jun) 114,65 +0.76

Data Populer

Loading...