Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara semester tahun 2025 sebesar 5,88 persen. Angka ini turun 0,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 2.150 jiwa dari total 22.780 jiwa menjadi 20.630 jiwa. Pertumbuhan angka kemiskinan wilayah ini tercatat minus 9,95 persen pada periode terbaru.
Sepanjang catatan 2004 sampai 2025, persentase kemiskinan wilayah ini pernah mencapai titik tertinggi sebesar 10,31 persen pada tahun 2007, dan mencatat rekor terendah pada tahun 2025 ini. Pertumbuhan angka kemiskinan terbesar naik terjadi tahun 2006 sebesar 25,22 persen, sedangkan penurunan terbesar sebelum tahun 2025 terjadi tahun 2012 sebesar minus 9,71 persen.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Kolaka Utara 86.942 dan Angka Pengangguran 1,62%)
Secara nasional, Kabupaten Minahasa saat ini menempati urutan ke 390 dari 514 kabupaten kota seluruh Indonesia untuk indikator persentase kemiskinan. Sepanjang 21 tahun data tercatat, posisi ranking wilayah ini terus bergeser, pernah berada di urutan terbaik 331 pada tahun pertama pencatatan 2004.
Untuk rata-rata 3 tahun terakhir, angka kemiskinan wilayah ini berada di bawah rata-rata 5 tahun sebelumnya secara konsisten. Setiap tahun sejak 2022 selalu tercatat penurunan angka kemiskinan, dengan laju penurunan yang semakin membesar setiap periode rilis data semester BPS.
Kota Bitung
Wilayah ini menempati urutan 396 secara nasional untuk persentase kemiskinan, tercatat sebesar 5,81 persen dengan penurunan sebesar minus 7,34 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin tercatat 13.570 jiwa, garis kemiskinan berada di angka 557,56 ribu rupiah per kapita per bulan, sementara pendapatan per kapita masyarakat mencapai 115,42 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 9,56 persen.
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur
Berada di urutan 411 seluruh Indonesia, persentase kemiskinan tercatat 5,32 persen dengan penurunan sebesar minus 9,37 persen periode lalu. Tercatat hanya 4.040 jiwa penduduk masuk kategori miskin, garis kemiskinan wilayah ini sebesar 459,82 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat berada di angka 49,81 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 10,15 persen.
(Baca: 29,08% Penduduk di Kabupaten Jayawijaya Masuk Kategori Miskin)
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
Urutan 323 secara nasional menjadi catatan untuk indikator persentase kemiskinan yang tercatat 7,15 persen, dengan penurunan sebesar minus 9,26 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin tercatat 6.030 jiwa, garis kemiskinan wilayah ini merupakan yang terendah dari seluruh kelompok perbandingan yaitu 364,58 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita 43,74 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Boloang Mongondow
Menempati urutan 328 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 6,98 persen dengan penurunan sebesar minus 9,82 persen periode lalu. Wilayah ini mencatat jumlah penduduk miskin terbanyak dari seluruh kelompok perbandingan yaitu 18.400 jiwa, garis kemiskinan sebesar 454,50 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita 48,35 juta rupiah per tahun.
Kota Kotamobagu
Berada di urutan 422 seluruh Indonesia, persentase kemiskinan tercatat 5,14 persen dan menjadi satu-satunya wilayah yang mencatat sedikit kenaikan sebesar 0,39 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin tercatat 7.180 jiwa, garis kemiskinan sebesar 495,42 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita masyarakat 43,30 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Minahasa Utara
Wilayah ini menempati urutan 379 secara nasional dengan persentase kemiskinan sebesar 6,05 persen, mencatat penurunan terbesar dari seluruh kelompok perbandingan yaitu minus 12,95 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin tercatat 12.500 jiwa, garis kemiskinan sebesar 453,32 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita mencapai 94,92 juta rupiah per tahun.