Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Toba Samosir pada tahun 2024 tercatat sebesar 194513 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 0,4 persen dibandingkan tahun 2023. Pada tahun sebelumnya, wilayah ini juga telah mencatat penurunan sebesar 9,1 persen dari nilai tahun 2022. Informasi ini diolah dari data Susenas yang mencakup periode pengamatan sejak tahun 2018.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Sarolangun 4,68 Persen)
Data historis sejak tahun 2018 menunjukkan pergerakan nilai pengeluaran ini dengan variasi yang jelas. Dimulai dari 160375 rupiah pada 2018, nilai ini naik menjadi 179322 rupiah pada 2019, turun sedikit pada 2020, stagnan pada 2021, lalu mencatat pengeluaran tertinggi sepanjang periode pada tahun 2022 dengan nilai 214829 rupiah per kapita per bulan. Setelah tahun 2022, nilai pengeluaran ini terus mengalami penurunan selama dua tahun berturut-turut.
Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi ini menyumbang sekitar 10,7 persen dari total rata-rata pengeluaran per kapita sebulan masyarakat Kabupaten Toba Samosir pada tahun 2024. Nilai ini lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk perawatan pribadi, rokok dan tembakau, serta sabun mandi yang masing-masing mencapai 90690 rupiah, 146188 rupiah dan 81236 rupiah per kapita per bulan.
Berdasarkan peringkat se-provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Toba Samosir berada di urutan ke 9 dari 33 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024. Lima wilayah dengan nilai pengeluaran tertinggi di atas Kabupaten Toba Samosir berturut-turut adalah Kota Medan dengan 303092 rupiah, Kabupaten Karo 294011 rupiah, Kota Tebing Tinggi 290408 rupiah, Kota Sibolga 281952 rupiah dan Kota Tanjung Balai 243251 rupiah. Peringkat wilayah ini tidak berubah dibandingkan posisi tahun sebelumnya.
Kota Medan
Sebagai wilayah dengan peringkat teratas di Sumatera Utara, Kota Medan mencatat total pengeluaran per kapita sebulan mencapai 2180581 rupiah pada tahun 2024. Nilai pengeluaran bukan makanan di wilayah ini mencapai 1230852 rupiah, jauh melampaui seluruh kabupaten lain di provinsi ini. Meskipun mengalami penurunan 2,5 persen secara keseluruhan dibandingkan tahun sebelumnya, posisi peringkat Kota Medan tetap tidak tergantikan di urutan pertama seluruh wilayah Sumatera Utara.
(Baca: Statistik Jumlah Uang Elektronik Registered Bulanan Periode 2019-2025)
Kabupaten Karo
Kabupaten Karo menempati urutan keempat untuk total pengeluaran seluruh kategori, namun menjadi wilayah tertinggi untuk pengeluaran kategori makanan umum dengan nilai 1129623 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatat pertumbuhan 3,7 persen untuk total pengeluaran dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan pengeluaran makanan mencapai 6,4 persen. Peringkat Kabupaten Karo tetap stabil tidak mengalami perubahan pada tahun 2024.
Kota Tebing Tinggi
Kota Tebing Tinggi menempati urutan ketiga untuk total pengeluaran per kapita seluruh kategori di Sumatera Utara tahun 2024, dengan nilai total mencapai 1794227 rupiah. Wilayah ini mencatat pertumbuhan sebesar 15,3 persen secara keseluruhan dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi di antara kota besar di provinsi ini. Untuk kategori makanan dan minuman jadi, wilayah ini menempati urutan ketiga dengan nilai 290408 rupiah.
Kabupaten Samosir
Berbatasan langsung dengan Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Samosir mencatat pertumbuhan pengeluaran makanan dan minuman jadi sebesar 46,3 persen pada tahun 2024, menjadi pertumbuhan tertinggi di seluruh Sumatera Utara tahun ini. Nilai pengeluaran kategori ini di Kabupaten Samosir mencapai 186698 rupiah, menempati urutan ke 11 se-provinsi. Untuk total pengeluaran seluruh kategori, wilayah ini berada di urutan keenam se-provinsi Sumatera Utara.