Gunung Marapi Erupsi pada Minggu Siang, Tingkat Aktivitas di Level Waspada
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi pada Minggu (25/1/2026) pukul 14.32 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Marapi sudah erupsi 2 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 27,5 milimeter dan durasi 28 detik.
(Baca: Gempa Bumi Berkekuatan 4.8 M Guncang 219 Km Timur Dari Levuka,)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Marapi di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 25 Januari 2026 pukul 00.00-23.59 WIB menunjukkan terjadi 1 kali tremor non-harmonik dengan amplitudo 1,2 milimeter dan lama gempa 95 detik. Kemudian, 1 kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 4,3 milimeter s-p 3,2 detik dan lama gempa 23 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 kilometer dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 332 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (179 kali letusan) sedangkan Gunung Marapi erupsi 8 kali.
(Baca: Gempa Bumi Berkekuatan 5.1 M Guncang 242 Km Barat Dari Kurio,)