Gunung Ibu Kembali Erupsi Malam Ini (Jumat, 6 Maret 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Jumat (6/3/2026) pukul 23.30 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 22 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 300 meter di atas puncak atau 1.625 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah barat daya. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 20 milimeter dan durasi 69 detik.
(Baca: Survei Kurious: Banyak Orang Merasa Kualitas Udara Indonesia Buruk)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 6 Maret 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 99 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-28 milimeter dan lama gempa 37-80 detik.
Kemudian, 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 10 milimeter dan lama gempa 34-36 detik serta 14 kali harmonik dengan amplitudo 2-28 milimeter dan lama gempa 20-110 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 862 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (436 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 369 kali.
(Baca: Mayoritas Warga Indonesia Akses Informasi Kualitas Udara dari Media Sosial)