Data Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memperlihatkan jumlah tenaga kerja pekerja terampil pertanian, kehutanan, dan perikanan di Kalimantan Barat angkanya berada di atas rata-rata nasional.
Publikasi data statistik 2025, Kalimantan Barat mencatatkan angka sebanyak 874,97 ribu pekerja atau berada di urutan sepuluh dibandingkan 38 provinsi lainnya. Angka ini berkurang dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 950,41 ribu pekerja
(Baca: Inflasi Rekreasi, Olahraga dan Budaya di Kota Padang Bulan April -3,34%)
Jawa Timur berada di urutan pertama dengan jumlah tenaga kerja pekerja terampil pertanian, kehutanan, dan perikanan mencapai 5,36 juta pekerja. Angka ini mencapai tujuh kali dibandingkan dengan rata-rata nasional.
Berikutnya ada Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sumatera Utara. Sementara DKI Jakarta menempati posisi terbawah dengan jumlah tenaga kerja pekerja terampil pertanian, kehutanan, dan perikanan sebanyak 8.288 pekerja.
Berikut ini sepuluh provinsi dengan jumlah tenaga kerja pekerja terampil pertanian, kehutanan, dan perikanan dari yang terbesar update data per 2025 yakni :
- Jawa Timur 5,36 juta pekerja
- Jawa Tengah 4,13 juta pekerja
- Jawa Barat 2,4 juta pekerja
- Sumatera Utara 1,71 juta pekerja
- Sumatera Selatan 1,47 juta pekerja
- Lampung 1,42 juta pekerja
- Sulawesi Selatan 1,32 juta pekerja
- Nusa Tenggara Timur 1 juta pekerja
- Papua Pegunungan 960,94 ribu pekerja
- Kalimantan Barat 874,97 ribu pekerja
(Baca: Papua Catatkan Rata-Rata Pengeluaran per Kapita Sebulan untuk Makanan di Perdesaan Tertinggi)
Secara umum, rata-rata jumlah tenaga kerja pekerja terampil pertanian, kehutanan, dan perikanan di Indonesia adalah 778,2 ribu pekerja pada 2025.