Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data jumlah kendaraan bermotor total Provinsi Papua sampai akhir tahun 2025. Sepanjang 11 tahun periode pencatatan sejak 2015, tercatat nilai akhir tahun 2025 mencapai 513.393 unit. Pada tahun ini terjadi penurunan sebesar 47,08 persen dibandingkan tahun 2024, menjadi satu-satunya periode penurunan sepanjang catatan historis. Sebelumnya, pertumbuhan kendaraan sempat mencatat lonjakan tertinggi sebesar 73,75 persen pada tahun 2023, yang kemudian diikuti kenaikan 13,2 persen pada tahun 2024.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kep. Riau 2025)
Secara tren jangka panjang, jumlah kendaraan bermotor di Papua menunjukkan tren naik secara keseluruhan, dengan pertumbuhan rata-rata seluruh periode sebesar 5,64 persen per tahun. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir mencapai 13,29 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata 5 tahun terakhir yang tercatat 10,16 persen. Hal ini menunjukkan laju pertumbuhan 3 tahun terakhir berjalan lebih cepat dibanding periode 5 tahun sebelumnya. Meskipun demikian, nilai kendaraan tahun 2025 berada di bawah rata-rata keseluruhan periode yang mencapai 530.621 unit.
Sepanjang catatan historis, jumlah kendaraan bermotor di Papua selalu menempati peringkat pertama di wilayah Pulau Papua. Sedangkan untuk peringkat nasional, posisi Papua turun satu peringkat dari urutan 28 pada tahun 2024 menjadi urutan 29 secara nasional di tahun 2025. Nilai tertinggi jumlah kendaraan tercatat pada tahun 2024 dengan total 970.108 unit, sementara nilai terendah tercatat pada awal periode pencatatan tahun 2015 sebesar 419.908 unit. Tercatat 3 periode berturut-turut antara tahun 2016 sampai 2019 jumlah kendaraan tidak mengalami perubahan nilai sama sekali.
Sulawesi Utara
Sulawesi Utara menempati peringkat 26 secara nasional dan peringkat 4 di wilayah Pulau Sulawesi untuk jumlah kendaraan bermotor tahun terakhir. Wilayah ini mencatat total nilai kendaraan sebesar 1.262.494 unit, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 5,66 persen. Nilai pertumbuhan ini berada di bawah rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir Papua, namun secara total jumlah kendaraan Sulawesi Utara lebih dari dua kali lipat nilai total kendaraan yang tercatat di Provinsi Papua pada tahun yang sama. Selisih penambahan kendaraan tahunan di wilayah ini mencapai 67.644 unit.
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Timur menempati urutan 27 secara nasional dan peringkat 3 di wilayah Nusa Tenggara dan Bali untuk indikator jumlah kendaraan bermotor. Total jumlah kendaraan di wilayah ini tercatat 1.220.063 unit, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 5,84 persen. Wilayah ini mencatat penambahan kendaraan tahunan sebesar 67.350 unit, nilai yang hampir setara dengan penambahan kendaraan di Sulawesi Utara. Secara peringkat nasional, Nusa Tenggara Timur berada dua peringkat di atas posisi Papua tahun 2025.
Gorontalo
(Baca: Inflasi Kota Serang Agustus 2026: Kelompok Perawatan Pribadi Dan Jasa Lainnya Tercatat Tertinggi)
Gorontalo menempati peringkat 28 secara nasional serta peringkat 5 di wilayah Pulau Sulawesi untuk jumlah kendaraan bermotor. Total kendaraan yang tercatat di wilayah ini mencapai 601.327 unit, dengan laju pertumbuhan tahunan sebesar 6,18 persen. Secara nilai total, jumlah kendaraan Gorontalo lebih tinggi sekitar 87 ribu unit dibandingkan nilai total kendaraan Papua tahun 2025. Peringkat nasional Gorontalo berada tepat satu tingkat di atas posisi Papua, yang sebelumnya merupakan posisi yang ditempati Papua pada tahun 2024.
Sulawesi Barat
Sulawesi Barat menempati urutan 30 secara nasional dan peringkat 6 di wilayah Pulau Sulawesi untuk indikator jumlah kendaraan bermotor. Wilayah ini mencatat total kendaraan sebesar 497.406 unit, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 7,89 persen. Laju pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahunan Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur maupun Gorontalo. Secara nilai total, jumlah kendaraan Sulawesi Barat hanya berbeda sekitar 16 ribu unit di bawah nilai total kendaraan Provinsi Papua tahun 2025.
Maluku
Maluku menempati peringkat 31 secara nasional dan peringkat pertama di wilayah Pulau Maluku untuk jumlah kendaraan bermotor. Total nilai kendaraan di wilayah ini tercatat 445.888 unit, dengan laju pertumbuhan tahunan sebesar 7,5 persen. Wilayah ini mencatat penambahan kendaraan tahunan sebesar 31.090 unit. Secara peringkat nasional, Maluku berada dua tingkat di bawah posisi Papua tahun 2025, dengan selisih nilai total kendaraan sekitar 67 ribu unit dibandingkan nilai yang tercatat di Provinsi Papua.
Maluku Utara
Maluku Utara menempati urutan 32 secara nasional dan peringkat kedua di wilayah Pulau Maluku untuk indikator jumlah kendaraan bermotor. Total jumlah kendaraan di wilayah ini tercatat 414.924 unit, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 3,36 persen. Ini merupakan laju pertumbuhan terendah dibandingkan seluruh wilayah lain dalam daftar perbandingan. Secara nilai total, Maluku Utara memiliki jumlah kendaraan terendah dari seluruh wilayah yang dibandingkan, berada sekitar 98 ribu unit di bawah nilai total kendaraan Provinsi Papua tahun 2025.