Data dari Kemendikbud menunjukkan nilai ujian terstandar yang diperoleh 10 siswa di daftar terbawah yang tembus SMAN 1 Kota Depok lewat jalur prestasi rapor. Nilai ini merupakan nilai minimal yang dicapai oleh mereka, dengan 8 siswa mendapatkan 230 dan 2 lainnya 220. Sistem penilaian akhir gabungan 50% rapor dan 50% ujian terstandar membuat nilai rapor tinggi bisa menopang nilai ujian yang rendah, sebaliknya nilai ujian tinggi bisa tergerus oleh rapor yang kurang baik. Rata-rata nilai ujian terstandar dari 10 siswa ini adalah 228, dengan nilai terendah di posisi TOP 10 terbawah adalah 220.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
(Baca: Harga Penyediaan Makanan dan Minuman / Restoran di Kota Tangerang Bulan Maret Naik 0,03%)
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
Berikut ini adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMAN 1 Kota Depok melalui jalur prestasi. Siswa-siswa ini berada di urutan 10 besar terbawah berdasarkan nilai akhir keseluruhan, namun tetap menunjukkan prestasi baik dalam nilai rapor dan ujian terstandar. Ujian terstandar tahun ini terdiri dari 30 soal dengan nilai per soal 10 poin, sehingga skor maksimal yang bisa dicapai adalah 300 poin.
Nikita Leisya Azira
Anak berprestasi dari SMP Negeri 2 Depok ini berhasil menempati urutan ke-73 dalam peringkat nilai akhir masuk SMAN 1 Kota Depok. Jarak dari tempat tinggalnya ke sekolah pilihan adalah sekitar 1,23 km. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh nilai 230, yang berarti ia tidak berhasil menebak jawaban sebanyak 7 soal.
- Skor Nilai Raport: 463,273 poin
- Nilai Ujian Terstandar: 230 poin
- Nilai Akhir: 346,64 poin
Fathma Shofa Nabila
Fathma Shofa Nabila yang berasal dari Smps Islam Alhamidiyah mendapatkan urutan ke-74. Jarak tempat tinggalnya ke SMAN 1 Kota Depok adalah sekitar 1,56 km. Dalam ujian terstandar, ia meraih nilai 230, artinya ada 7 soal yang tidak ia jawab dengan tepat.
- Skor Nilai Raport: 465,818 poin
- Nilai Ujian Terstandar: 230 poin
- Nilai Akhir: 347,91 poin
Kerenhapukh Gloria Zai
Asal SMP Negeri 1 Cileungsi, Kerenhapukh Gloria Zai berada di urutan ke-75. Jarak dari sekolah asalnya ke SMAN 1 Kota Depok adalah sekitar 17,70 km. Ia memperoleh nilai ujian terstandar 230, yang berarti ia tidak berhasil menjawab tepat sebanyak 7 soal.
- Skor Nilai Raport: 462,0 poin
- Nilai Ujian Terstandar: 230 poin
- Nilai Akhir: 346,0 poin
Hafizah Adinda Putri
Hafizah Adinda Putri dari SMP IT Rahmaniyah menempati urutan ke-76. Jarak tempat tinggalnya ke SMAN 1 Kota Depok adalah sekitar 2,08 km. Dalam ujian terstandar, ia mendapatkan nilai 230, artinya ada 7 soal yang jawabannya tidak sesuai dengan kunci jawaban.
- Skor Nilai Raport: 462,25 poin
- Nilai Ujian Terstandar: 230 poin
- Nilai Akhir: 346,13 poin
(Baca: Nilai Ujian Tes Terstandar Masuk ke SMA NEGERI 10 DEPOK 2025)
Joynasya Devina Johan
Joynasya Devina Johan dari Mts Negeri 4 Jakarta berada di urutan ke-77. Jarak dari tempat tinggalnya ke SMAN 1 Kota Depok adalah sekitar 3,45 km. Ia meraih nilai ujian terstandar 230, yang berarti ia tidak berhasil menjawab benar sebanyak 7 soal.
- Skor Nilai Raport: 463,625 poin
- Nilai Ujian Terstandar: 230 poin
- Nilai Akhir: 346,81 poin
Aflah Naufalsyah
Asal SMP Negeri 3 Depok, Aflah Naufalsyah mendapatkan urutan ke-78. Jarak tempat tinggalnya ke SMAN 1 Kota Depok adalah sekitar 3,66 km. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh nilai 230, artinya ia tidak berhasil menebak jawaban sebanyak 7 soal.
- Skor Nilai Raport: 462,727 poin
- Nilai Ujian Terstandar: 230 poin
- Nilai Akhir: 346,36 poin
Kirana Bunga Adnyana
Kirana Bunga Adnyana dari SMP Negeri 26 Depok menempati urutan ke-79. Jarak dari tempat tinggalnya ke SMAN 1 Kota Depok adalah sekitar 2,06 km. Ia mendapatkan nilai ujian terstandar 230, yang berarti ada 7 soal yang jawabannya tidak tepat.
- Skor Nilai Raport: 460,909 poin
- Nilai Ujian Terstandar: 230 poin
- Nilai Akhir: 345,45 poin
Muhammad Rafi Athaya
Muhammad Rafi Athaya dari SMP Islam Terpadu Nurul Fikri berada di urutan ke-80. Jarak tempat tinggalnya ke SMAN 1 Kota Depok adalah sekitar 6,00 km. Dalam ujian terstandar, ia meraih nilai 230, artinya ia tidak berhasil menjawab benar sebanyak 7 soal.
- Skor Nilai Raport: 459,682 poin
- Nilai Ujian Terstandar: 230 poin
- Nilai Akhir: 344,84 poin
Istnaini Hasna Habibah
Istnaini Hasna Habibah dari SMP IT Rahmaniyah menempati urutan ke-81. Jarak dari tempat tinggalnya ke SMAN 1 Kota Depok adalah sekitar 27,70 km. Ia mendapatkan nilai ujian terstandar 220, yang berarti ia tidak berhasil menebak jawaban sebanyak 8 soal.
- Skor Nilai Raport: 473,564 poin
- Nilai Ujian Terstandar: 220 poin
- Nilai Akhir: 346,78 poin
Ratifa Bella Khairunnisa
Ratifa Bella Khairunnisa dari SMP Negeri 32 Depok berada di urutan ke-82. Jarak tempat tinggalnya ke SMAN 1 Kota Depok adalah sekitar 2,51 km. Dalam ujian terstandar, ia meraih nilai 220, artinya ada 8 soal yang jawabannya tidak sesuai dengan kunci jawaban.
- Skor Nilai Raport: 474,182 poin
- Nilai Ujian Terstandar: 220 poin
- Nilai Akhir: 347,09 poin