PDB

PDB Paritas Daya Beli (PPP) Timor Timur 2015 - 2024

1
Agus Dwi Darmawan 28/04/2026 12:35 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) Timor Timur 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

International Monetary Fund (IMF) mencatat bahwa PDB Paritas Daya Beli (PPP) Timor Timur pada tahun 2024 sebesar 0,3 unit, mengalami kontraksi sebesar 2,88% dibanding tahun 2023. Kontraksi ini berarti nilai konversi PPP Timor Timur turun dibanding periode sebelumnya, menunjukkan daya beli relatif mata uang Timor Timur terhadap mata uang internasional menurun. Dibanding rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024) sebesar 0,34 unit, nilai 2024 lebih rendah sebesar 0,04 unit. Sementara dibanding rata-rata lima tahun terakhir (2020-2024) sebesar 0,336 unit, nilai 2024 juga sedikit lebih rendah.

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Timor Timur terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

(Baca: Sehari, Bitcoin Menguat 0,12%)

Dalam 10 tahun terakhir (2015-2024), nilai PDB PPP Timor Timur menunjukkan pola fluktuatif yang jelas: periode 2015-2019 stabil di kisaran 0,34-0,38 unit, kemudian mengalami penurunan tajam pada 2020 menjadi 0,27 unit (kontraksi 22,45% yang merupakan anomali akibat dampak pandemi COVID-19), kemudian membaik pada 2021 menjadi 0,39 unit dan mencapai puncak tertinggi pada 2022 sebesar 0,41 unit. Setelah itu, nilai kembali menurun pada 2023 menjadi 0,31 unit dan terus turun ke 0,3 unit pada 2024. Nilai terendah dalam 10 tahun terakhir adalah 0,27 unit pada 2020, sedangkan nilai tertinggi adalah 0,41 unit pada 2022.

Secara peringkat regional di Asia, IMF menempatkan Timor Timur pada peringkat ke-24 selama 10 tahun terakhir (2015-2024), tanpa ada perubahan peringkat dari tahun ke tahun. Peringkat ini menunjukkan bahwa posisi Timor Timur dalam skala PDB PPP masih berada di bawah sebagian besar negara Asia, seperti Uzbekistan (peringkat ke-1), Mongolia (peringkat ke-2), dan Kazakhstan (peringkat ke-4) yang memiliki nilai PDB PPP jauh lebih tinggi.

(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Ekuador 2015 - 2024)

IMF juga memberikan proyeksi PDB PPP Timor Timur hingga tahun 2030. Proyeksi tahun 2025 adalah 0,303 unit, yang masih mengalami kontraksi kecil sebesar 0,33% dibanding tahun 2024. Namun, proyeksi menunjukkan perbaikan mulai tahun 2026 dengan nilai 0,305 unit (pertumbuhan 0,66%), kemudian stabil pada 2027 sebelum terus meningkat hingga 0,315 unit pada 2030. Ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi Timor Timur dalam hal PDB PPP diharapkan akan membaik secara bertahap setelah tahun 2025.

Dibandingkan negara lain di Asia, pertumbuhan PDB PPP Timor Timur pada 2024 turun 2,88% termasuk di antara negara dengan pertumbuhan negatif, bersama dengan Makau (-2,01%), Armenia (-1,28%), dan Siprus (-3,07%). Sebagian besar negara Asia memiliki pertumbuhan positif, seperti Uzbekistan dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 10,67% dan Pakistan sebesar 19,85%. Posisi Timor Timur sebagai peringkat ke-24 di Asia tetap tidak berubah dibanding tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa tidak ada peningkatan signifikan dalam daya beli relatif mata uangnya dibanding negara tetangga di wilayah tersebut.

Data Populer

Loading...