Indonesia Ekspor Kendaraan selain Kereta Api atau Trem Rolling Stock Senilai US$ 59,49 Juta ke Panama pada 2023
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Indonesia membukukan ekspor dengan Panama sebesar US$ 185,65 juta data per Desember 2023. Nilai tersebut naik 8,94% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 170,41 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Panama, ekspor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Tahun 2023 merupakan catatan sejarah dengan rekor nilai ekspor tertinggi.
(Baca: Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Swedia pada 2023)
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Panama, 36 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, ke negara ini terdapat 46 produk utama Indonesia yang diekspor setiap tahun. Dengan kata lain, produk-produk tersebut merupakan andalan ekspor Indonesia ke Panama. Lainnya, sebagian besar produk merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Panama. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesori
- Alas kaki, pelindung kaki dan sejenisnya
- Mesin dan peralatan dan bagian listrik
- Karet
- aksesoris pakaian dan pakaian, tidak dirajut atau rajutan
Di urutan pertama, Indonesia banyak mengekspor Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesori. Dalam klasifikasi tradmap, Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesori masuk kategori produk HS dengan kode 87.
Pada 2023, Indonesia tercatat mengekspor US$ 59,49 juta. Nilai ekspor Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesori ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 39.328 ribu.
(Baca: Tiga Hari Terakhir, Harga Komoditas Nikel untuk Kontrak 3 Bulan ke Depan Terus Naik)
Di urutan kedua, ekspor Indonesia paling banyak adalah produk Alas kaki, pelindung kaki dan sejenisnya. Nilai ekspor dari Panama pada 2023 tercatat US$ 41,52 juta. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 49.953 ribu.
Ekspor Mesin dan peralatan dan bagian listrik ke Panama, saat ini merupakan yang terbesar. Untuk tujuan negara ini, Indonesia melakukan ekspor sebanyak US$ 26,49 juta. Negara lainnya yang menjadi andalan ekspor Mesin dan peralatan dan bagian listrik dengan nilai terbesar adalah Cina, Amerika Serikat, Hong Kong, Cina, Jerman dan Singapura.
Di urutan berikutnya, Indonesia banyak mengekspor Karet ke Panama. Nilai ekspor produk ini tercatat senilai US$ 8,25 juta. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 3.747 ribu. Selain Panama, Indonesia juga mengandalkan ekspor Karet ke Amerika Serikat, Jerman, Cina, Meksiko dan Perancis. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengekspor produk ini ke -4 negara lainnya.
Ekspor produk lainnya adalah aksesoris pakaian dan pakaian, tidak dirajut atau rajutan sebanyak US$ 6,84 juta. Nilai ekspor produk ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 6.862 ribu. Indonesia tercatat mengekspor produk ini ke satu negara. Ekspor aksesoris pakaian dan pakaian, tidak dirajut atau rajutan ke Panama tercatat merupakan yang terbesar. Lima negara lain yang menjadi sumber ekspor aksesoris pakaian dan pakaian, tidak dirajut atau rajutan adalah Amerika Serikat, Jerman, Perancis, Jepang dan Spanyol.