Badan Pusat Statistik (BPS) mengestimasi rata-rata persentase penduduk laki-laki di perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan di Indonesia mencapai 21,59%. Adapun persentase tertinggi yakni 36,91% dan provinsi dengan persentase terendah di angka 0%.
(Baca: Jumlah Penduduk Laki-Laki yang Bekerja Periode 2015-2024)
Nusa Tenggara Barat mencatatkan persentase penduduk laki-laki di perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan tertinggi dengan 36,91%. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 0,37% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Gorontalo berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, persentase penduduk laki-laki di perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan di provinsi ini tumbuh 32,56%. Periode yang sama tahun sebelumnya persentase penduduk laki-laki di perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan di provinsi ini tercatat 31,08%.
Selanjutnya, persentase penduduk laki-laki di perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan di Jawa Barat tercatat di angka 30,96%, Kalimantan Selatan dengan persentase penduduk laki-laki di perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan 29,67% dan persentase penduduk laki-laki di perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan di Jawa Tengah tercatat di angka 29,41%
(Baca: Jumlah Penduduk Menurut Umur dan Jenis Kelamin di Kab. Musi Rawas 2024)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan persentase penduduk laki-laki di perdesaan yang mempunyai keluhan kesehatan tertinggi pada 2024:
- Nusa Tenggara Barat 36,91 %
- Gorontalo 32,56 %
- Jawa Barat 30,96 %
- Kalimantan Selatan 29,67 %
- Jawa Tengah 29,41 %
- Sumatera Selatan 28,96 %
- Jawa Timur 27,59 %
- Lampung 27,45 %
- Sumatera Barat 27,28 %
- Nusa Tenggara Timur 26,44 %