Indonesia Ekspor Lemak dan Minyak Hewan Senilai US$ 187,96 Juta ke Benin pada 2023


Nama Data | Nilai |
---|---|
Hewan; sayuran atau lemak mikroba | 187.959 |
Kertas | 8.217 |
Sabun | 2.139 |
Kendaraan selain stok kereta api atau trem; | 2.099 |
Persiapan daging | 1.112 |
Reaktor nuklir; boiler; mesin | 503 |
Persiapan yang dapat dimakan | 338 |
Produk Farmasi | 305 |
Kopi; teh; maté | 285 |
Mesin listrik | 259 |
- A Font Kecil
- A Font Sedang
- A Font Besar
Indonesia membukukan ekspor dengan Benin sebesar US$ 203,87 juta data per Desember 2023. Nilai tersebut naik 6,16% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 192,05 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Benin, ekspor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 141,98 juta dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 249,31 juta.
(Baca: Provinsi Papua Ekspor US$690 Mesin Pembangkit Tenaga)
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Benin, 35 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, ke negara ini terdapat 22 produk utama Indonesia yang diekspor setiap tahun. Dengan kata lain, produk-produk tersebut merupakan andalan ekspor Indonesia ke Benin. Lainnya, sebagian besar produk merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Benin. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya
- Kertas dan Paperboard
- Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan cuci, persiapan pelumas, buatan
- Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesori
- Persiapan daging, ikan, krustasea, moluska atau invertebrata akuatik lainnya, atau
Masuk dalam kode HS 15, Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan Disiapkan lemak yang dapat dimakan dan. Ekspor produk ini ke Benin berada di urutan pertama. Indonesia mengekspor senilai US$ 187,96 juta. Nilai ekspor Lemak dan minyak hewan, sayuran atau mikroba dan produk belahannya; Disiapkan lemak yang dapat dimakan; ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 175,25 juta.
Masuk dalam kode HS 48, Kertas dan Paperboard merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan Artikel kertas bubur kertas, kertas atau kertas karton. Indonesia mengekspor US$ 8,22 juta.
Produk lainnya, Indonesia juga mengekspor sebanyak US$ 2,14 juta Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan cuci, persiapan pelumas, buatan ke Benin. Nilai ekspor produk ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 2.145 ribu. Selain Benin, Indonesia juga mengandalkan ekspor Sabun, agen aktif permukaan organik, persiapan cuci, persiapan pelumas, buatan ke Jerman, Amerika Serikat, Cina, Perancis dan Inggris. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengekspor produk ini ke -4 negara lainnya.
(Baca: Jumlah Kepala Sekolah dan Guru SD Swasta Lebih dari atau Setara S1 Periode 2017-2024)
Ekspor Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesori ke Benin, saat ini merupakan yang terbesar. Untuk tujuan negara ini, Indonesia melakukan ekspor US$ 2,1 juta. Negara lainnya yang menjadi andalan ekspor Kendaraan selain kereta api atau trem rolling stock, dan suku cadang dan aksesori dengan nilai terbesar adalah Amerika Serikat, Jerman, Kanada, Inggris dan Perancis.
Indonesia juga banyak mengekspor Persiapan daging, ikan, krustasea, moluska atau invertebrata akuatik lainnya, atau ke Benin. Nilai ekspor produk ini senilai US$ 1,11 juta. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 3.266 ribu. Tujuan ekspor Indonesia untuk memasarkan produk ini ada satu negara. Ekspor Persiapan daging, ikan, krustasea, moluska atau invertebrata akuatik lainnya, atau ke Benin tercatat merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar tujuan ekspor adalah Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Jerman dan Perancis.