Harga Pangan Terbaru Wilayah Sumatera Selatan: Telur Naik, Beras Turun (Senin, 26 Februari 2024)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga beberapa bahan pangan di Sumatera Selatan hari ini terpantau naik dibanding kemarin.
Melansir data panel harga pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Senin (26/2/2024) pukul 12.38 WIB, dari 20 komoditas terdapat 10 komoditas naik dan 8 komoditas turun.
Komoditas yang naik harga yakni telur ayam ras, daging ayam ras, ikan bandeng, tepung terigu (curah), dan minyak goreng curah.
Sementara, harga beberapa komoditas seperti garam halus beryodium, kedelai biji kering (impor), bawang merah, tepung terigu kemasan (non-curah), dan beras medium menurun dibanding harga kemarin.
Komoditas telur ayam ras melonjak paling tinggi Rp290 (1,03%) menjadi Rp28.430 per kg. Adapun harga ikan kembung turun paling rendah Rp970 (2,91%) menjadi Rp32.350 per kg.
Berikut daftar lengkap harga 20 bahan pangan di Sumatera Selatan menurut Bapanas per tanggal 26 Februari 2024 pukul 12.38 WIB.
- Daging Sapi Murni: Rp135.690 per kg (naik 0,04%)
- Cabai Merah Keriting: Rp84.730 per kg (naik 0,06%)
- Cabai Rawit Merah: Rp79.150 per kg (turun 0,57%)
- Bawang Putih Bonggol: Rp36.140 per kg (naik 0,84%)
- Daging Ayam Ras: Rp35.600 per kg (naik 0,25%)
- Bawang Merah: Rp33.500 per kg (turun 0,48%)
- Ikan Kembung: Rp32.350 per kg (turun 2,91%)
- Telur Ayam Ras: Rp28.430 per kg (naik 1,03%)
- Ikan Tongkol: Rp28.080 per kg (naik 0,18%)
- Ikan Bandeng: Rp27.820 per kg (naik 0,22%)
- Gula Konsumsi: Rp17.050 per kg (tetap)
- Minyak Goreng Kemasan Sederhana: Rp16.560 per liter (naik 0,12%)
- Beras Premium: Rp15.250 per kg (turun 0,52%)
- Minyak Goreng Curah: Rp15.160 per liter (naik 0,13%)
- Beras Medium: Rp13.750 per kg (turun 0,72%)
- Tepung Terigu Kemasan (non-curah): Rp12.860 per kg (turun 0,39%)
- Kedelai Biji Kering (Impor): Rp11.800 per kg (turun 0,34%)
- Garam Halus Beryodium: Rp11.380 per kg (turun 0,26%)
- Tepung Terigu (Curah): Rp9.740 per kg (naik 0,41%)
- Jagung Tingkat Peternak: Rp8.000 per kg (tetap)
(Baca: Tomat Jadi Komoditas Penyumbang Inflasi Terbesar Januari 2024)