Mobile Legends vs PUBG, Mana yang Lebih Disukai Konsumen Indonesia?
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Menurut survei digital dari Telkomsel, tSurvey.id, Mobile Legends: Bang-Bang merupakan mobile game yang paling banyak disukai di Indonesia. Mayoritas atau 67% responden memainkan game ini.
PUBG Mobile menempati peringkat kedua dengan persentase sebesar 28%. Lalu Clash of Clans menduduki peringkat ketiga dengan persentase 24%.
Kemudian sebanyak 17% responden bermain Garena Free Fire, 10% bermain eFootball PES 2021 dan Candy Crush Saga.
Sisanya, responden yang bermain game Call of Duty: Mobile, Clash Royale, FIFA Soccer, Angry Birds, League of Legends: Wild Rift, State of Survival, Minecraft Pocket Edition, Rise of Kingdoms, Arena of Valor, Pokemon GO, Honkai Impact 3, dan Roblox lebih sedikit yaitu berkisar antara 3% sampai 7%.
Survei itu juga menemukan bahwa Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) merupakan genre mobile game yang paling disukai di Indonesia dengan persentase 65%. Adapun MOBA adalah sebuah permainan multipemain daring yang bertema pertarungan di dalam arena.
Genre mobile game yang paling disukai di Tanah Air berikutnya adalah battle royale dan action/adventure dengan persentase masing-masing 31% dan 16%.
Survei ini dilakukan terhadap 2.000 responden di Indonesia melalui fitur audience profiler dari tSurvey.id, sebanyak 1.000 responden di antaranya berasal dari Kota Metro/Kota Tier 1, dan sisanya dari Non-Metro.
Mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki dengan proporsi hampir 75%. Lebih dari separuh responden berusia kurang dari 35 tahun (60%) dengan 2 dari 3 responden berstatus belum menikah.
Kebanyakan responden berstatus pelajar, mahasiswa, serta orang dewasa yang bekerja (86%), dengan socio-economic status (SES) kelas menengah ke atas (73%).
(Baca: Ini Perusahaan Game dengan Pendapatan Terbesar pada 2021)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.864 | +0.19 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |