Indonesia membukukan ekspor dengan Kepulauan Virgin Inggris sebesar US$ 1,14 juta data per Desember 2020. Nilai turun 45,68% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 2,1 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Kepulauan Virgin Inggris, ekspor dalam 10 tahun terakhir jumlahnya telah cukup banyak berkurang. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 0,45 juta dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 23,35 juta.
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Kepulauan Virgin Inggris, 0,03 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk ekspor ke tempat ini, merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain yang jumlahnya tercatat ada 0,02 ribu produk.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Kepulauan Virgin Inggris. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Mebel
Di urutan pertama, Indonesia banyak mengekspor Mebel. Dalam klasifikasi tradmap, Mebel masuk kategori produk HS dengan kode 94. Produk ini merupakan jenis barang ekspor yang dikelompokkan bersama dengan tempat tidur, kasur, penyangga kasur, bantal dan perabotan boneka serupa dan ..
Pada 2020, Indonesia tercatat mengekspor sebanyak US$ 904 ribu. Nilai ekspor Mebel;tempat tidur, kasur, penyangga kasur, bantal dan perabotan boneka serupa;.. ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 425 ribu.
- Kayu dan barang -barang kayu
Masuk dalam kode HS 44, Kayu dan barang -barang kayu merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan dan arang kayu. Dari negara ini, Indonesia mengekspor US$ 73 ribu.
- Plastik dan artikelnya
Indonesia juga banyak mengekspor Plastik dan artikelnya ke Kepulauan Virgin Inggris. Nilai ekspor produk ini sebanyak US$ 39 ribu. Jumlah ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 25 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengekspor Plastik dan artikelnya ke 157 negara. Ekspor Plastik dan artikelnya ke negara ini berada di urutan 130. Negara lain yang masuk lima besar tujuan ekspor adalah Cina, Jepang, Amerika Serikat, Vietnam dan Malaysia.
- Pembuatan jerami, dari Esparto atau bahan anyaman lainnya
Ekspor produk lainnya adalah Pembuatan jerami, dari Esparto atau bahan anyaman lainnya sebanyak US$ 33 ribu. Nilai ekspor produk ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 30 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengekspor Pembuatan jerami, dari Esparto atau bahan anyaman lainnya ke 111 negara. Ekspor Pembuatan jerami, dari Esparto atau bahan anyaman lainnya ke negara ini berada di urutan 56. Negara lain yang masuk lima besar tujuan ekspor adalah Amerika Serikat, Belanda, Jerman, Britania Raya dan Spanyol.
- Artikel tekstil buatan lainnya
Tujuan ekspor Indonesia untuk memasarkan produk ini mencapai 124 negara. Ekspor Artikel tekstil buatan lainnya ke negara ini berada di urutan 78. Pada 2020, Indonesia tercatat melakukan ekspor senilai US$ 17 ribu. Selain negara tersebut, ekspor terbesar Artikel tekstil buatan lainnya dengan tujuan ke Jepang, Singapura, Amerika Serikat, Cina dan Hong Kong, Cina.