Indonesia membukukan impor dengan Rumania US$ 44,44 juta data per Desember 2020. Nilai tersebut naik 83,59% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 24,21 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Rumania, impor dalam 10 tahun terakhir telah berkurang sangat drastis. Terendah impor Indonesia adalah US$ 24,21 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 66,26 juta.
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Rumania, 0,04 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk impor dari tempat ini, merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain yang jumlahnya tercatat ada 0,05 ribu produk.
- Artikel besi atau baja
Di urutan pertama, Indonesia banyak mengimpor Artikel besi atau baja. Dalam klasifikasi tradmap, Artikel besi atau baja masuk kategori produk HS dengan kode 73.
Pada 2020, Indonesia tercatat mengimpor US$ 21.250 ribu. Nilai impor Artikel besi atau baja ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 1.469 ribu.
- Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler
Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Mesin, peralatan mekanis, reaktor nuklir, boiler. Nilai impor dari Rumania pada 2020 tercatat US$ 7.365 ribu. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 6.957 ribu.
- Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya
Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari 139 negara. Impor Mesin dan peralatan listrik dan bagian -bagiannya dari negara ini berada di urutan 38. Pada 2020, Indonesia tercatat melakukan impor US$ 5.594 ribu. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah Cina, Singapura, Taipei, Cina, Jepang dan Korea, Republik.
- Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah..
Di urutan ke keempat adalah Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah.. dalam klasifikasi Trademap masuk kategori produk HS dengan kode 90. Indonesia mengimpor senilai US$ 1.907 ribu. Selain Rumania, Indonesia juga mengandalkan impor Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah.. dari Cina, Amerika Serikat, Jepang, Singapura dan Jerman. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari 111 negara lainnya.
- Karet dan artikelnya
Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari 104 negara. Impor Karet dan artikelnya dari negara ini berada di urutan 31. Pada 2020, Indonesia tercatat melakukan impor sebanyak US$ 1.733 ribu. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah Jepang, Cina, Korea, Republik, Thailand dan Singapura.