Suku Bunga The Fed Naik, Indeks Dolar Amerika Capai Level Tertinggi dalam 1 Dekade

Pasar
1
Viva Budy Kusnandar 22/09/2022 10:40 WIB
Pergerakan Indeks Dolar AS (18 Jun 2022 – 21 Sep 2022)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) kian perkasa terhadap mata uang utama dunia imbas naiknya suku bunga The Fed sepanjang 2022. Indeks dolar AS bergerak di atas level 100 sejak pertengahan April 2022.

Berdasarkan data Yahoo Finance, indeks dolar AS (DXY) ditutup di level 110,64 pada perdagangan Rabu (21/9/2022) waktu setempat. Angka tersebut naik 0,42 basis points (bps) dari penutupan sehari sebelumnya dan juga merupakan level tertingginya dalam satu dekade terakhir seperti terlihat pada grafik.

Jika dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2021, indeks dolar AS telah melonjak 14.970 bps (15,65%) dibandingkan dengan 6 mata uang utama dunia. Keenam mata uang tersebut adalah euro Uni Eropa, yen Jepang, dolar Kanada, poundsterling Inggris, franc Swiss, serta Krona Swedia.

Sebagai informasi, guna meredam inflasi, The Fed telah menaikkan suku bunganya sebesar 300 bps ke kisaran 3-3,25% sepanjan Maret – September 2022. Posisi tersebut merupakan level tertingginya dalam 14 tahun terakhir.

Naiknya suku bunga The Fed tersebut mendorong kenaikan dolar AS terhadap mata uang dunia. Dengan naiknya suku bunga dolar AS, investasi dalam mata uang Paman Sam semakin menarik bagi investor.

(baca: Pelemahan Rupiah Tidak Separah Mata Uang Asia Pasifik Lainnya per 23 Agustus 2022)

Editor : Annissa Mutia
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.