Penggunaan Dompet Digital di E-Commerce Indonesia Tertinggi di Antara Negara ASEAN

Teknologi & Telekomunikasi
1
Reza Pahlevi 21/03/2022 15:40 WIB
Transaksi Menggunakan Dompet Digital atau E-Wallet di E-Commerce (2020)
databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Rendahnya penggunaan kartu kredit membuat adopsi dompet digital atau e-wallet di Indonesia lebih besar. Berdasarkan data RedSeer, sebanyak 29% transaksi di e-commerce di Indonesia dilakukan dengan e-wallet.

Persentase tersebut merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara. Setelah Indonesia, penggunaan dompet digital juga banyak di Singapura dan Filipina dengan masing-masing persentase sebesar 20%.

Lalu, 19% transaksi di e-commerce Thailand menggunakan e-wallet. Ini lebih besar dari Malaysia (14%) dan Vietnam (13%).

Baik Indonesia, Filipina, dan Vietnam memiliki kepemilikan kartu kredit sebesar 5-10%. Meski begitu, penggunaan e-wallet di lokapasar Vietnam tidak begitu besar. Alasannya, pembuatan akun dompet digital di Vietnam yang harus menunjukkan rekening bank, berbeda dengan negara lain yang hanya membutuhkan nomor ponsel.

Rendahnya penggunaan kartu kredit di negara-negara ASEAN diperkirakan terus berlanjut karena besarnya populasi yang tidak dilayani (unbanked) atau kurang dilayani bank (underbank). Adanya e-wallet menambah opsi pembayaran mudah tanpa harus memiliki rekening bank.

(Baca: E-Wallet, Metode Pembayaran Paling Banyak Digunakan Selama Harbolnas 2021)

Editor : Annissa Mutia
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.