IKLAN

Indeks Kebebasan Ekonomi Indonesia Tertinggi ke-4 di Asia Tenggara

Indeks Kebebasan Ekonomi di Asia Tenggara (2021)

Sumber : The Heritage Foundation, 2021

katadata logo databoks logo
Disalin..
IKLAN

Penulis: Vika Azkiya Dihni

Editor: Annissa Mutia

13/1/2022, 13.50 WIB

Berdasarkan laporan Index of Economic Freedom 2021 yang dirilis The Heritage Foundation, Indonesia memiliki skor indeks kebebasan ekonomi sebesar 66,9 poin. Nilai itu menempatkan Indonesia berada di posisi keempat di Asia Tenggara.

Namun, skor tersebut turun sebesar 0,3 poin dari kinerja kebebasan ekonomi Indonesia pada tahun lalu. Penurunan skor Indonesia disebabkan penurunan skor pada kategori efektivitas peradilan.

Laporan tersebut juga menyebutkan, upaya untuk meningkatkan kebebasan perekonomian yang lebih besar perlu dilakukan dengan menerapkan langkah efektif untuk mengurangi korupsi. Selain itu, pemerintah perlu memperkuat sistem peradilan, melakukan modernisasi, penyederhanaan peraturan investasi serta fleksibilitas pasar tenaga kerja.

Secara global, kebebasan ekonomi Indonesia berada di urutan ke 56 dari 178 negara. Sementara di kawasan Asia Pasifik, Indonesia berada di peringkat 10 dari 40 negara di kawasan tersebut.

Singapura menempati peringkat pertama di Asia Tenggara dengan skor indeks kebebasan ekonomi sebesar 89,7 poin. Skor tersebut juga menempatkan Singapura berada di peringkat pertama secara global.

Manyusul Malaysia dan Thailand di posisi selanjutnya dengan skor indeks kebebasan ekonomi sebesar 74,4 poin dan 69,7 poin. Kemudian Brunei Darussalam berada di bawah Indonesia dengan skor 66,6 poin. Adapun, Timor Leste memiliki skor terendah di antara negara Asia Tenggara lainnya, yaitu 44,7 poin.

Indeks kebebasan ekonomi dari The Heritage Foundation pada 2021 menilai negara-negara dengan ekonomi paling bebas berdasarkan dua belas faktor, di antaranya hak milik, efektivitas yudisial, integritas pemerintah, beban pajak, pengeluaran pemerintah, kesehatan fiskal, kebebasan bisnis, kebebasan tenaga kerja, kebebasan moneter, kebebasan perdagangan, kebebasan investasi, dan kebebasan finansial.

Skor suatu negara di setiap faktor kemudian dikompilasi menjadi satu skor, berdasarkan negara mana yang diberi peringkat dari skor tertinggi sehingga dikatakan sebagai negara dengan ekonomi paling bebas.

(Baca: Timor-Leste Miliki Indeks Kebebasan Pers Terbaik Asia Tenggara)

IKLAN