IKLAN

KIC: Mayoritas Warga Jabodetabek Nilai Kualitas Udara di Tempat Tinggalnya Buruk

Persepsi Masyarakat Jabodetabek terhadap Kondisi Udara di Tempat Tinggalnya

Sumber : Katadata Insight Center (KIC), 17 November 2021

katadata logo databoks logo
Disalin..
IKLAN

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Dimas Jarot Bayu

17/11/2021, 13.30 WIB

Masyarakat Jakarta, Bogor Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menilai kualitas udara di wilayah tempat tinggalnya buruk. Berdasarkan hasil survei Katadata Insight Center (KIC), mayoritas atau 54,5% masyarakat di Jabodetabek menyatakan udara di sekitar rumahnya terkena debu dan asap kendaraan.

Ada 45,7% responden yang menyatakan suhu udara di sekitar rumahnya meningkat. Kemudian, 8,9% responden menilai udara di tempat tinggalnya berkabut dan menghalangi pemandangan.

Sebanyak 8% responden menyebut udara di sekitar rumahnya berbau menyengat. Lalu, sebanyak 6,2% mengatakan terasa sesak jika menghirup udara di sekitar rumahnya.

Hanya 4,2% responden yang menyatakan bahwa udara di tempat tinggalnya masih asri dan bersih, terasa sejuk, serta segar. Sementara, 1,8% responden mengatakan kondisi udara di sekitar rumahnya biasa saja alias masih normal.

Survei bertajuk ‘Kualitas Udara dalam Pandangan Masyarakat Jabodetabek’ ini dilakukan pada 23-29 Agustus 2021. Survei dilakukan secara daring terhadap 1.570 responden berusia di atas 17 tahun yang mengakses internet di Jabodetabek.

(Baca: Kualitas Udara Indonesia Termasuk Paling Buruk di Dunia pada 2020)

IKLAN

data terkait