Bagaimana Neraca Perdagangan Indonesia-Bangladesh dalam 1 Dekade Terakhir?

Nilai Ekspor & Impor Indonesia-Bangladesh (2010-2020)

Sumber : Trademap, 2021

Disalin..

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Dimas Jarot Bayu

12/11/2021, 14.30 WIB

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Bangladesh telah berjalan sejak puluhan tahun lalu. Secara tren, neraca perdagangan kedua negara tersebut cenderung fluktuatif dalam satu dekade terakhir.

Nilai ekspor dan impor Indonesia-Bangladesh paling rendah pada 2010. Ketika itu, nilai ekspornya hanya sebesar US$ 1,06 miliar, sedangkan impornya US$ 39,4 juta.

Advertisement

Ekspor dan impor Indonesia-Bangladesh menyentuh nilai tertingginya pada 2019. Rinciannya, nilai ekspor ke Bangladesh sebesar US$ 1,9 miliar, sedangkan impornya US$ 96,1 juta.

Hanya saja, nilai ekspor dan impor kedua negara menurun pada tahun lalu. Tercatat, nilai ekspor Indonesia-Bangladesh turun 12,9% menjadi US$ 1,68 miliar. Sementara, nilai impornya turun 20,26% menjadi US 76,63 juta.

Adapun, sejumlah barang yang diekspor Indonesia ke Bangladesh, antara lain lemak dan minyak hewani/nabati, bahan bakar mineral, garam, hingga lokomotif. Sedangkan, barang yang diimpor ke tanah air dari negara tersebut berupa pakaian dan aksesoris, tembakau, kapal/perahu, dan sepatu.

(Baca: Ekspor Hasil Minyak RI Paling Besar ke Malaysia pada 2020)

data terkait