IKLAN

Ada 7.732 Fasilitas Peribadatan di Jakarta pada 2020

Jumlah Fasilitas Peribadatan di DKI Jakarta (2020)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), 17 Juni 2021

katadata logo databoks logo
Disalin..
IKLAN

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Dimas Jarot Bayu

5/11/2021, 14.30 WIB

Jumlah fasilitas peribadatan di DKI Jakarta mencapai 7.732 unit pada 2020. Dari jumlah itu, fasilitas peribadatan terbanyak di ibu kota berupa musala, yakni 3.214 unit.

Musala paling banyak berada di Jakarta Timur pada tahun lalu, yakni 1.069 unit. Musala yang terletak di Jakarta Utara dan Jakarta Barat masing-masing sebanyak 671 unit dan 661 unit.

Selain musala, Jakarta tercatat memiliki banyak masjid, yakni 3.087 unit. Tercatat, masjid di ibu kota paling banyak berada di Jakarta Timur, yakni 966 unit.

Ada pula 1.094 gereja protestan di Jakarta. Lalu, terdapat 263 wihara ada di ibu kota. 

Menurut wilayahnya, fasilitas peribadatan paling banyak berada di Jakarta Timur pada 2020. Sementara, Kepulauan Seribu menjadi wilayah yang paling sedikit memiliki fasilitas peribadatan, yaitu hanya 45 unit.

Berikut rincian jumlah fasilitas peribadatan DKI Jakarta pada 2020:

  • Jakarta Timur:

Musala = 1.069

Masjid = 966

Gereja Protestan = 274

Wihara = 21

Gereja Katolik = 11

Pura = 5

Total = 2.346

 

  • Jakarta Barat:

Musala = 666

Masjid = 576

Gereja Protestan = 241

Wihara = 118

Gereja Katolik = 15

Pura = 8

Total = 1.617

 

  • Jakarta Utara:

Musala = 671

Masjid = 454

Gereja Protestan = 203

Wihara = 82

Gereja Katolik = 8

Pura = 8

Total = 1.426

 

  • Jakarta Selatan:

Musala = 480

Masjid = 665

Gereja Protestan = 168

Wihara = 9

Gereja Katolik = 6

Pura = 0

Total = 1.332

 

  • Jakarta Pusat:

Musala = 295

Masjid = 414

Gereja Protestan = 208

Wihara = 33

Gereja Katolik = 5

Pura = 11

Total = 966

 

  • Kepulauan Seribu:

Musala = 33

Masjid = 12

Gereja Protestan = 0

Wihara = 0

Gereja Katolik = 0

Pura = 0

Total = 45

(Baca: Sebanyak 83% Penduduk DKI Jakarta Beragama Islam)

IKLAN

data terkait