Perekonomian Jakarta Pusat Tertinggi di DKI Jakarta pada 2020

PDRB DKI Jakarta Menurut Kabupaten/Kota (2020)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS),

Disalin..

Penulis: Viva Budy Kusnandar

Editor: Annissa Mutia

18/10/2021, 16.10 WIB

Perekonomian di Jakarta Pusat tercatat merupakan yang terbesar di Provinsi DKI Jakarta. Badan Pusat Statistik melaporkan hal itu diukur berdasarkan besaran produk domestik regional bruto (PDRB) lapangan usaha atas dasar harga berlaku (ADHB) sebesar Rp 701,98 triliun dan PDRB per kapita Rp 753,71 juta.

Urutan kedua dengan perekonomian terbesar ditempati Jakarta Selatan dengan PDRB senilai Rp 644,57 triliun dan PDRB per kapita Rp 282,39 juta. Kemudian Jakarta Utara berada di posisi ketiga dengan PDRB Rp 497,3 triliun dan PDRB per kapita Rp 272,09 juta.

Berikutnya, Jakarta Timur di urutan keempat dengan PDRB sebesar Rp 471 triliun dengan PDRB per kapita R 159,17 per kapita. Kemudian, Jakarta Barat berada di posisi kelima dengan Rp 469,92 triliun. Terakhir, Kabupaten Kepulauan Seribu di urutan terakhir dengan PDRB hanya 6,3 triliun dan PDRB per kapita Rp 259,39 juta.

Berdasarkan PDRB harga berlaku ADHK 2010, pertumbuhan ekonomi6 kabupaten/kota di ibu kota mengalami kontraksi pada 2020. Perekonomian Jakarta Utara mengalami kontraksi terdalam, yakni sebesar 6,16% menjadi Rp 312,33 triliun pada tahun lalu. Kemudian diikuti perekonomian Kepulauan Seribu yang mengalami kontraksi 4,86% menjadi Rp 3,7 triliun, serta perekonomian Jakarta Timur mengalami kontraksi 4,42% menjadi Rp 299,7 triliun.

Perekonomian Jakarta Barat juga mengalami kontraksi sebesar 0,84% menjadi Rp 316,2 triliun. Kemudian perekonomian Jakarta Pusat mengalami kontraksi 0,64% menjadi Rp 449,62 triliun. Berikutnya perekonomian Jakarta Selatan mencatat kontraksi 0,47% menjadi Rp 419,62 triliun.

(Baca: PDRB per Kapita Jakarta Turun Akibat Covid-19) 

TOPIK

PDB

data terkait