Gara-Gara PPKM, PMI Manufaktur Indonesia Anjlok ke Level 40,1

Ekonomi & Makro
1
Dwi Hadya Jayani 03/08/2021 14:50 WIB
Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Kinerja sektor manufaktur Indonesia anjlok pada Juli 2021. Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu) menyebut penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur merosot ke level 40,1.

(Baca: PMI Manufaktur Indonesia Turun Hampir 2 Poin pada Juni 2021)

Angka tersebut turun 25% dari bulan sebelumnya yang mencapai 53,5. Selain itu, PMI Manufaktur Indonesia pada Juli 2021 merupakan terendah sejak Juni 2020.

Kendati demikian, kinerja manufaktur Juli 2021 masih lebih baik dibandingkan dengan saat pertama kali Indonesia memberlakukan PSBB. Tercatat PMI Manufaktur Indonesia sebesar 27,5 pada April 2020.

Penurunan PMI Manufaktur ke level di bawah 50 menunjukkan terjadinya kontraksi aktivitas sektor manufaktur. Penurunan ini disebabkan penerapan PPKM Darurat dan Level 4 untuk meredam peningkatan kasus Covid-19 akibat masifnya penyebaran varian Delta.

BKF Kemenkeu menjelaskan turunnya PMI Manufaktur juga dirasakan oleh negara ASEAN lainnya. Sebab, negara-negara di Asia Tenggara juga tengah melakukan upaya mengatasi lonjakan kasus Covid-19.

Editor : Annissa Mutia
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.