Hanya Sedikit Warga Jakarta yang Merasa Aman Berjalan Sendirian

Penduduk yang Merasa Aman Berjalan Kaki Sendirian di Area Tempat Tinggal (2020)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS),

Disalin..

Penulis: Monavia Ayu Rizaty

Editor: Annissa Mutia

26/7/2021, 15.00 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan mengenai proporsi jumlah penduduk yang merasa aman berjalan sendirian di area tempat tinggal. Hasilnya, hanya 40,17% penduduk di DKI Jakarta yang merasa aman ketika berjalan sendirian.

Hal ini menempatkan Jakarta sebagai wilayah yang paling tidak nyaman bagi warga yang ingin berjalan-jalan sendiri. Terutama di malam hari yang membuat rasa was-was pejalan kaki.

Provinsi terendah selanjutnya adalah Gorontalo dengan persentase sebesar 51,72%. Kemudian disusul Jawa Barat dengan 51,78%, Sulawesi Tengah 53,25%, dan Sumatera Utara 53,94%.

Survei yang pernah dilakukan oleh Numbeo pada 2019 melaporkan, sebanyak 66% penduduk Jakarta merasa aman saat berjalan sendirian di siang hari. Tetapi, hanya 34,77% penduduk masyarakat yang merasa aman saat berjalan sendirian di malam hari.

Berdasarkan indeks kriminalitas yang dikeluarkan oleh Numbeo pada pertengahan 2021, Jakarta berada di urutan ke 116 dari 427 kota di dunia dengan skor indeks kriminalitas 53,42. Tahun sebelumnya, Jakarta menempati urutan ke 99 dengan skor 53,37.

Selain Jakarta, beberapa kota lain di ASEAN yang memiliki indeks kriminalitas cukup tinggi, yakni Klang (Malaysia) dengan skor 67,01, Kuala Lumpur (Malaysia) dengan skor 64,61, dan Kota Quezon (Filipina) dengan skor 61,21.

(Baca Selengkapnya: Perselisihan Jadi Penyebab Utama Kasus Perceraian di Jakarta)

data terkait