IKLAN

KPAI: Mayoritas Korban Eksploitasi dan Perdagangan Anak Masih Aktif Sekolah

Persentase Korban Eksploitasi Seksual, Perdagangan, dan Pekerja Anak Menurut Status Sekolah (Januari-April 2021)

Sumber : Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Mei 2021

katadata logo databoks logo
Disalin..
IKLAN

Penulis: Dwi Hadya Jayani

Editor: Dimas Jarot Bayu

4/6/2021, 13.30 WIB

Berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) selama Januari-April 2021, 67% dari korban eksploitasi seksual, perdagangan, dan pekerja anak merupakan siswa yang masih aktif bersekolah. Hanya 37% korban yang merupakan anak putus sekolah.

Persoalan tersebut terjadi karena pengawasan dari institusi pendidikan semakin lemah saat pandemi virus corona Covid-19. Pasalnya, para siswa harus melakukan pendidikan jarak jauh (PJJ) selama masa pagebluk.

Kondisi tersebut juga didorong beban orang tua yang makin besar akibat kesulitan ekonomi dan kian mudahnya akses internet selama pandemi. Atas dasar itu, kerja sama berbagai pihak diperlukan untuk melindungi anak dari berbagai kasus eksploitasi seksual, perdagangan, dan pekerja anak.

(Baca: KPAI: 217 Anak Jadi Korban Prostitusi hingga April 2021)

IKLAN

data terkait