Kopi jadi Komoditas Andalan para Petani Perhutanan Sosial

10 komoditas Nonkayu Terbanyak Hasil Perhutanan Sosial

Sumber : Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 2020

Disalin..

Penulis: Hanna Farah Vania

Editor: Arie Mega Prastiwi

3/9/2020, 13.02 WIB

Perhutanan sosial merupakan program yang menjamin kepastian hukum masyarakat untuk mengelola hutan lestari. Terdapat lima skema pada program ini yaitu Hutan Adat, Hutan Desa, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Kemasyarakatan, dan Kemitraan Kehutanan. Masyarakat yang mengelola hutan kini menuai beragam manfaat, salah satunya ialah manfaat ekonomi dari budidaya hasil hutan bukan kayu (HHBK).

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), kopi merupakan komoditas yang paling banyak dibudidayakan oleh para petani perhutanan sosial (334 kelompok usaha). Daerah yang paling banyak membudidayakannya ialah Lampung dan Jawa Barat.

Selain itu, madu menjadi komoditas andalan kedua setelah kopi. Sebanyak 232 kelompok usaha perhutanan sosial membudidayakannya. Sulawesi Selatan menjadi daerah dengan penghasil madu terbanyak. Setelah itu, komoditas HHBK lainnya juga menjadi pilihan budidaya para petani.

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.