Nilai Ekspor Minyak Sawit Menurun 12% pada 2018

Volume dan Nilai Ekspor Minyak Sawit dan Turunannya (2014-2018)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), 2019

Disalin..

Penulis: Tim Publikasi Katadata

10/12/2019, 17.00 WIB

Minyak kelapa sawit sukses menjadi penyumbang devisa terbesar berkat produksinya yang berlimpah. Namun, beberapa tahun terakhir komoditi andalan Indonesia ini mendapatkan kampanye negatif dari Uni Eropa. Minyak kelapa sawit dinilai tidak ramah  lingkungan karena dituding menjadi salah satu penyebab deforestasi. Hal ini berdampak pada volume dan nilai ekspornya.

Sepanjang 2018, Indonesia mengekspor minyak sawit sebesar 29,6 juta ton. Jumlah ini meningkat sebesar 2% dari tahun sebelumnya. Namun, lajunya melambat dibanding tahun 2017 yang mencapai 20%. Sementara bertambahnya volume ekspor ini tidak diiringi dengan meningkatnya nilai ekspor. Adapun nilainya menurun sebesar 12% menjadi US$ 18,2 miliar pada tahun sebelumnya, yakni US$ 20,7 miliar.

Nilai ekspor ini menurun seiring dengan jatuhnya harga minyak sawit di pasar internasional sebesar 21% menjadi US$ 535/ton dari tahun sebelumnya US$ 679/ton. Jatuhnya harga didorong oleh dinamika sawit di pasar global hingga berkurangnya ekspor ke negara-negara tujuan utama sawit.

MORATORIUM SAWIT

Penulis / Koordinator

Jeany Hartriani, Fitria Nurhayati

Editor

Arie Mega Prastiwi, Sapto Pradityo

Infografik

Dani Nurbiantoro, Cicilia Sri Bintang Lestari, Nunik Septiyanti, Pretty Zulkarnain, Aris Luhur Setiawan

Desain Web

Firman Firdaus / Heri Nurwanto

Programmer

Bayu Mahdani