Hampir Separuh Usaha Mikro Kecil Tidak Butuh Pinjaman

8/1/2019, 10.54 WIB

Menurut akses permodalannya, 88,3% UMK tidak memperoleh/mengajukan kredit.

Hampir separuh Usaha Mikro Kecil (UMK) di Indonesia tidak membutuhkan kredit untuk modal usahanya. Ini tercermindari laporan Potensi Usaha Mikro Kecil pada Sensus Ekonomi 2016 Badan Pusat Statistik yang menunjukkan bahwa sebanyak 46,75% UMK tidak memperoleh/mengajukan pinjaman dari lembaga keuangan.

Baca selengkapnya

Alasan terbesar kedua para pengusaha mikro dan kecil tidak mengajukan pinjaman karena suku bunga tinggi (17,92%) dan tidak ada agunan (14,84%). Kemudian karena alasan tidak tahu prosedur (10,21%), prosedur sulit (8.42%) serta usulan pinjamannya ditolak (1,865).

Menurut akses permodalannya, 88,3% UMK tidak memperoleh/mengajukan kredit dan hanya 11,7% yang mendapat pendanaan dari lembaga keuangan. Sebagian besar modal dari pelaku usaha UMK berasal dari dana pribadi atau pinjaman dari keluarga terdekat.

Tampilkan minimal

Alasan UMK Tidak Memperoleh/Mengajukan Kredit dari Lembaga Keuangan (2016)

 
  • Sumber

    Badan Pusat Statistik (BPS)

  • Rilis

    Badan Pusat Statistik (BPS) Des 2018

  • Informasi lain

    -

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya