Bahan Baku Mendominasi 75% Nilai Impor Barang Indonesia

27/8/2018, 12.58 WIB

Besarnya impor bahan baku mengindikasikan tingginya ketergantungan industri dalam negeri terhadap barang impor.

Nilai impor barang Indonesia sepanjang periode Januari-Juli 2018 tumbuh 24,48% menjadi US$ 107,32 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebesar US$ 80,52 miliar merupakan impor bahan baku/penolong atau sekitar 75% dari total. Ini mengindikasikan masih tingginya ketergantungan industri dalam negeri terhadap barang impor. Kondisi ini yang membuat harga barang Indonesia menjadi lebih mahal dan kalah bersaing dengan barang negara lainnya.

Baca selengkapnya

Sementara nilai barang modal sepanjang periode Januari-Juli 2018 mencapai US$ 16,9 miliar, yang berarti tumbuh 30,44% dibanding periode yang sama 2017 dan mencapai 15,75% dari total impor. Adapun  impor barang konsumsi mencapai US$ 9,9 miliar, tumbuh 27,03% dibanding sebelumnya dan mencapai 9,23% dari total.

Impor barang nasional mencapai puncaknya pada 2012, yakni sebesar US$ 191,7 miliar. Setelah itu mengalami tren penurunan seiring hingga 2016 jatuhnya harga minyak mentah dunia serta melambatnya perekonomian domestik.

Tampilkan minimal

Nilai Impor Indonesia Menurut Golongan Penggunaan Barang (1989-Jul 2018)

* Data s/d Jul 2018
 
  • Sumber

    Badan Pusat Statistik (BPS)

  • Rilis

    Badan Pusat Statistik (BPS) 15 Agt 2018

  • Informasi lain

    -

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya