2010-2035, Angka Kelahiran Turun Sedangkan Angka Kematian Naik

Angka Kelahiran dan Kematian Penduduk Proyeksi Bappenas (2010-2035)

Sumber : Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Badan Pusat Statistik (BPS), 2013

Disalin..

20/3/2018, 06.44 WIB

Berdasarkan proyeksi penduduk Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) 2010-2035, jumlah penduduk Indonesia 2010 mencapai 238,52 juta. Adapun jumlah angka kelahiran mencapai 5 juta jiwa sementara angka kematian 1,52 juta jiwa. Sehingga jumlah penduduk Indonesia pada 2011 bertambah sekitar 3,4 juta jiwa menjadi 242 juta jiwa.

Masih menurut proyeksi tersebut, angka kelahiran terus menunjukkan penurunan hingga menjadi 4,29 juta jiwa pada 2035, seperti yang terlihat pada grafik di bawah ini. Sebaliknya, angka kematian mengalami tren kenaikan hingga mencapai 2,68 jiwa pada 2035. Dengan demikian dependency ratio (rasio ketergantungan) penduduk juga turun menjadi 47,7% pada 2035 dari 50,5% pada 2010.

Kesadaran masyarakat terhadap program Keluarga Berencana (KB), yakni dengan menunda usia pernikahan, mengatur jarak kelahiran anak, serta membatasi jumlah anak membuat angka kelahiran bayi cenderung menurun dari tahun ke tahun. Sementara angka kematian justru terlihat meningkat seiring makin banyaknya penduduk lanjut usia yang tutup usia. Jumlah populasi Indonesia pada 17 tahun yang akan datang diproyeksikan berjumlah 305,7 juta jiwa.

(Baca Databoks: Berapa Jumlah Penduduk Jakarta?)

data terkait