BI Rate 2005-2015

03/08/2016 15:38 WIB
Image Loader
Memuat...
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Masih tingginya ketidakpastian global, membuat Bank Indonesia tetap bersikap hati-hati dalam menempuh kebijakan pelonggaran moneter. Pada Desember 2015, BI kembali mempertahankan suku bunga acuan BI Rate pada level 7,5 persen. Ketetapan suku bunga ini merupakan yang kedelapan kalinya ditengah perlambatan ekonomi domestik. Meski demikian, menurut beberapa ekonom kebijakan tersebut dianggap kurang tepat karena ditengah perlambatan ekonomi dunia, inflasi sedang turun dan memberi ruang gerak bagi bank sentral untuk menurunkan suku bunga. Namun BI beralasan, keputusan tersebut juga sebagai antisipasi kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (The Fed). Selain mempertahankan suku bunga, BI juga menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) Primer dalam mata uang rupiah sebesar 50 basis poin menjadi 7,5 persen.

Data Pasar

Macro update by
12 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.864 +0.19
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...